Kisah Kendaraan Buraq
dan Perjalanan Malam Nabi Muhammad ﷺ
Anak-anak yang shalih dan shalihah, pada peristiwa Isra’ Mi’raj, Allah SWT memberikan Nabi Muhammad ﷺ sebuah kendaraan yang sangat istimewa. Kendaraan itu bernama Buraq.
Kisah Buraq bukan hanya cerita yang indah, tetapi juga mengajarkan kita tentang kekuasaan Allah SWT dan iman kepada hal-hal yang luar biasa.
Siapakah Buraq?
Buraq adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang diberikan khusus kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk melakukan perjalanan Isra’ dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.
Buraq bukan kuda biasa dan bukan pula hewan seperti yang sering kita lihat. Buraq adalah makhluk Allah yang memiliki keistimewaan.
- Berwarna putih
- Lebih cepat dari kuda
- Melangkah sejauh mata memandang
Dengan izin Allah SWT, Buraq membawa Nabi Muhammad ﷺ menempuh perjalanan yang sangat jauh hanya dalam satu malam.
Perjalanan Malam yang Menakjubkan
Bayangkan, anak-anak. Pada malam yang sunyi dan penuh ketenangan, Nabi Muhammad ﷺ menaiki Buraq dengan penuh keyakinan dan tawakal kepada Allah SWT.
Buraq melangkah sangat cepat, tanpa rasa lelah dan tanpa rasa takut, karena perjalanan ini berada dalam penjagaan Allah SWT.
Perjalanan ini mengajarkan kita bahwa jika Allah menghendaki sesuatu terjadi, maka tidak ada yang dapat menghalanginya.
Kekuasaan Allah SWT
Sebagian orang pada masa itu merasa heran dan sulit percaya terhadap peristiwa Isra’ Mi’raj. Menurut akal manusia, perjalanan tersebut terasa tidak mungkin.
Namun anak-anak, kita harus ingat bahwa:
- Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu
- Allah Maha Mampu menciptakan apa saja
- Tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT
Apa yang terlihat luar biasa bagi manusia adalah hal yang mudah bagi Allah SWT.
Belajar Iman dari Kisah Buraq
Iman artinya percaya sepenuh hati kepada Allah SWT dan kepada semua yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ, meskipun kita tidak melihatnya secara langsung.
Kisah Buraq mengajarkan kita untuk:
- Percaya kepada kekuasaan Allah SWT
- Meyakini kebenaran kisah Nabi Muhammad ﷺ
- Tidak mudah ragu dalam beriman
Di Sahabat Qur’an Ashhabul Kahfi, anak-anak diajak mengenal iman melalui kisah-kisah para nabi dengan cara yang lembut dan menyenangkan.
Penutup
Anak-anak yang shalih dan shalihah, kisah Buraq bukan sekadar dongeng, melainkan peristiwa nyata yang terjadi atas kehendak Allah SWT.
Semoga kita menjadi anak-anak yang:
- Memiliki iman yang kuat
- Percaya kepada kekuasaan Allah
- Cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ
Semoga Allah meneguhkan iman kita semua 🌙
📚 Sumber & Rujukan
- Al-Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 1
- Hadis Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim tentang Isra’ Mi’raj
- Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah
- Ibnu Katsir, Al-Bidayah wan Nihayah
- Buku Pendidikan Agama Islam Anak – Kementerian Agama RI