Program Sekolah Santri: Fokus Al-Qur’an Tanpa Mengabaikan Pendidikan Formal
Sahabat Qur’an Ashhabul Kahfi
Dalam upaya melahirkan generasi Qur’ani yang tetap unggul secara akademik, Sahabat Qur’an Ashhabul Kahfi menghadirkan Program Sekolah Santri, sebuah model pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran Al-Qur’an secara intensif dengan pendidikan formal yang diakui secara resmi.
Melalui kerja sama yang terjalin dengan baik bersama Sekolah Islam Terpadu Dauroh, para santri tetap mendapatkan pendidikan formal dan ijazah resmi yang setara dengan siswa lainnya. Program ini secara khusus diperuntukkan bagi santri mukim (tinggal di asrama), bukan untuk santri pulang–pergi.
Kolaborasi Pendidikan Qur’ani dan Sekolah Formal
Dalam pelaksanaannya, santri tidak diwajibkan hadir ke sekolah setiap hari. Santri hanya datang ke sekolah satu minggu sekali, sementara hari-hari lainnya difokuskan untuk mengikuti program pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan Sahabat Qur’an Ashhabul Kahfi.
Selain jadwal mingguan tersebut, santri tetap mengikuti agenda sekolah pada waktu-waktu tertentu seperti:
- Ujian Tengah Semester (UTS)
- Ujian Akhir Semester (UAS)
- Kegiatan khusus sekolah seperti field trip, LDKS, dan program pengembangan lainnya
Dengan pola ini, santri tetap terhubung dengan sistem pendidikan formal, tanpa mengurangi fokus utama mereka dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
Ijazah Formal dan Kepastian Pendidikan
Salah satu kekuatan utama dari Program Sekolah Santri adalah kepastian legalitas pendidikan. Santri terdaftar sebagai siswa resmi di Sekolah Islam Terpadu Dauroh dan akan menerima ijazah formal, sama seperti siswa lainnya.
Hal ini memberikan ketenangan bagi orang tua, karena pendidikan anak tetap berkelanjutan dan memiliki dasar yang kuat untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Bukti Nyata: Santri Tetap Berprestasi
Alhamdulillah, hasil dari program ini telah terlihat secara nyata. Meski hanya datang ke sekolah satu kali dalam sepekan, santri yang melanjutkan pendidikan ke sekolah umum tetap mampu bersaing secara akademik.
Bahkan, terdapat alumni santri yang kini telah memasuki tahun kedua di jenjang SMA dan secara konsisten meraih peringkat pertama di kelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa fokus pada Al-Qur’an tidak menghambat prestasi akademik, justru menjadi fondasi kuat dalam membangun disiplin, daya ingat, dan karakter belajar.
Kesepakatan Bersama Orang Tua
Program Sekolah Santri ini dijalankan dengan penuh keterbukaan. Sejak awal, konsep, sistem pembelajaran, serta pola kehadiran santri telah disampaikan dan disepakati bersama orang tua sebelum santri memutuskan untuk mukim di Sahabat Qur’an Ashhabul Kahfi.
Dengan adanya kesepahaman ini, proses pendidikan berjalan selaras antara lembaga, santri, dan keluarga.
Fokus Al-Qur’an, Tetap Kuat di Pengetahuan Umum
Program ini menegaskan bahwa fokus belajar Al-Qur’an tidak berarti meninggalkan pengetahuan umum. Dengan pengelolaan waktu dan sistem pendidikan yang tepat, santri tetap tumbuh menjadi pribadi yang seimbang antara iman, ilmu, dan prestasi.
Program Sekolah Santri menjadi ikhtiar menghadirkan solusi pendidikan yang menyatukan cinta Al-Qur’an dengan kesiapan menghadapi masa depan.
0 Komentar